
BANYUMAS – Keluarga besar Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Banyumas diajak untuk kembali menghidupkan semangat amatir radio, merawat persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan dalam organisasi.
Ajakan tersebut disampaikan Djarmanto (YF2DOI) melalui pesan reflektif kepada seluruh anggota ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, baik senior maupun yunior, pada Senin sore (26/10/2026).
Menurutnya, setiap anggota tentu memiliki cerita dan perjuangan masing-masing ketika memutuskan bergabung dengan ORARI. Mulai dari mempersiapkan ujian, memenuhi kewajiban administrasi, hingga memperoleh Izin Amatir Radio (IAR), semuanya berawal dari minat dan keinginan untuk menjadi bagian dari dunia amatir radio.
Semangat itulah yang perlu terus dirawat agar tidak memudar seiring berjalannya waktu maupun dinamika organisasi.
Berbeda Pilihan, Tetap Bersaudara
Menjadi anggota ORARI bukan sekadar tentang siapa yang menjadi pengurus atau memegang amanah kepemimpinan. Lebih dari itu, ORARI merupakan wadah untuk menyalurkan hobi, mengembangkan kemampuan, memperluas persahabatan, dan mengabdi kepada masyarakat melalui komunikasi radio.
Perbedaan pilihan dalam Musyawarah Lokal (Muslok), menurut Djarmanto, tidak seharusnya menjadi alasan untuk merenggangkan hubungan antarangggota. Perbedaan pendapat dan pilihan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, tetapi rasa hormat dan persaudaraan harus tetap dijaga.
Para senior diharapkan terus menjadi teladan dalam kebijaksanaan dan ketulusan berbagi ilmu. Sementara itu, para yunior perlu terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan menghadirkan semangat baru bagi kemajuan organisasi.
Keduanya saling membutuhkan. Pengalaman para senior menjadi bekal bagi generasi penerus, sedangkan energi dan kreativitas para yunior menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan ORARI.
Aktif Berkegiatan, Saling Mendukung
Djarmanto juga mengajak anggota untuk memanfaatkan waktu luang melalui berbagai kegiatan positif di bidang amatir radio maupun sosial kemasyarakatan.
Kegiatan tersebut meliputi komunikasi CW, Special QSO, Special Event Station (SES), Net Control Station (NCS), IOTA, IBOTA, CORE, JOTA-JOTI, Ujian Negara Amatir Radio (UNAR), komunikasi satelit, Amateur Radio Direction Finding (ARDF), dukungan komunikasi (Dukom), hingga kegiatan sosial kemanusiaan dan silaturahmi antaranggota.
Setiap anggota memiliki minat, kemampuan, dan kesempatan yang berbeda. Karena itu, tidak semua orang harus mengikuti setiap kegiatan. Namun, perbedaan kegemaran hendaknya tidak menghilangkan kepedulian terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan sesama anggota.
Jika belum dapat berpartisipasi, anggota tetap bisa memberikan dukungan. Jika belum mampu membantu secara langsung, apresiasi dan semangat yang tulus juga memiliki arti penting.
Semangat sengkuyung, guyub rukun, dan saling mendukung perlu terus dipelihara tanpa membedakan siapa penyelenggara kegiatan maupun kedekatan hubungan pribadi.
Dalam organisasi, tidak seorang pun dapat berjalan sendirian. Kemajuan ORARI tidak ditentukan oleh siapa yang paling menonjol, melainkan oleh kesediaan seluruh anggotanya untuk saling menghargai, bekerja sama, dan memberikan manfaat.
Tiga Semangat untuk ORARI Banyumas
Djarmanto mengajak seluruh anggota ORARI Lokal Kabupaten Banyumas menjadikan tiga nilai sebagai pegangan bersama, yaitu Bersatu, Berkarya, dan Mendunia.
1. Bersatu
Menjaga kekompakan, solidaritas, dan persaudaraan antaranggota. Perbedaan pendapat tidak harus menciptakan jarak, perbedaan pilihan tidak harus berujung permusuhan, dan perbedaan kegemaran tidak seharusnya membuat anggota saling mengabaikan.
2. Berkarya
Terus berinovasi, berbagi pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan di bidang elektronika dan komunikasi radio. Amatir radio harus menjadi sarana belajar, berprestasi, memperluas persahabatan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
3. Mendunia
Memperluas jangkauan komunikasi dan persahabatan hingga tingkat nasional maupun internasional. Seluruh anggota diharapkan tetap menjunjung tinggi etika amatir radio serta turut membawa nama baik ORARI Lokal Kabupaten Banyumas dan Indonesia di kancah dunia.
Rawat Persaudaraan, Bangun Organisasi
Djarmanto mengingatkan bahwa dinamika organisasi tidak boleh mengurangi kecintaan anggota terhadap amatir radio. Setiap anggota memiliki peran dan kesempatan untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Karena itu, sikap merasa paling berjasa, paling benar, atau paling istimewa perlu dihindari. Sebaliknya, keterbukaan, kesediaan mendengarkan, dan sikap saling menghormati harus menjadi bagian dari budaya organisasi.
Sebagaimana komunikasi radio membutuhkan sinyal yang jernih, persaudaraan juga membutuhkan komunikasi yang baik, hati yang terbuka, serta kemauan untuk memahami perbedaan.
“Jangan menunggu orang lain memulai, tetapi mulailah dari diri sendiri. Jangan menunggu organisasi menjadi sempurna untuk berkontribusi, tetapi hadirkan manfaat melalui kemampuan dan kesempatan yang kita miliki,” demikian pesan yang disampaikannya.
ORARI Lokal Kabupaten Banyumas diharapkan menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota: tempat belajar tanpa merasa paling pintar, berkarya tanpa merasa paling berjasa, menyampaikan pendapat tanpa merendahkan, dan berbeda pilihan tanpa kehilangan persaudaraan.
Dari Banyumas, anggota dapat terus berkarya. Melalui persaudaraan, mereka saling menguatkan. Dengan amatir radio, komunikasi menjangkau dunia, sementara ketulusan menghadirkan manfaat bagi sesama.
ORARI Lokal Kabupaten Banyumas: Bersatu dalam Persaudaraan, Berkarya dengan Ketulusan, Mendunia dengan Kebanggaan.
Terus semangat, terus sengkuyung, terus guyub rukun, dan terus menjadi manfaat bagi sesama.
Salam persaudaraan amatir radio.
Kontributor: Djarmanto (YF2DOI)
ORARI Lokal Kabupaten Banyumas
Banyumas, Senin, 26 Oktober 2026
YC2TFB DOT NET REPORTING



