
BANYUMAS — Ketika layang-layang menari menghiasi langit Rempoah, gelombang radio amatir turut mengudara membawa salam persaudaraan. ORARI Lokal Kabupaten Banyumas menghadirkan Special Call Festival Layang-Layang Nusantara 2026 dengan callsign 8A01FLN, yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kemeriahan Festival Layang-Layang Nusantara 2026, sekaligus menjadi sarana bagi anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi radio, memperluas pertemanan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat persaudaraan di antara sesama amatir radio.
Special Call 8A01FLN terbuka bagi anggota ORARI yang memiliki Izin Amatir Radio (IAR) yang masih berlaku, maupun DX Station. Para amatir radio dapat melakukan kontak dengan stasiun 8A01FLN melalui beberapa band dan mode yang telah disiapkan panitia sesuai jadwal pelaksanaan.
Untuk komunikasi 2 meter FM, panitia menggunakan frekuensi 145.100 MHz. Sementara itu, mode Phone SSB dan FT8/digital dilaksanakan pada band 80 meter, 40 meter, 20 meter, 15 meter, dan 10 meter, dengan waktu pelaksanaan mengikuti jadwal yang ditetapkan dalam UTC.
Tata Cara Komunikasi
Dalam komunikasi mode Phone SSB, peserta diminta menggunakan tata cara komunikasi radio yang tertib, sopan, baik, dan benar. Pertukaran komunikasi meliputi ucapan selamat, callsign, RS, dan 73.
Salah satu contoh komunikasi yang ditetapkan panitia adalah:
“8A01FLN di sini YC2KIL, Selamat Merayakan Festival Layang-Layang Nusantara 2026, 59, 73!”
Panitia juga mengingatkan peserta agar tidak melakukan panggilan berulang-ulang secara berkepanjangan. Callsign cukup disebutkan secara jelas dan sesuai prosedur komunikasi radio.
Prinsip “listen, listen and listening” atau mendengarkan terlebih dahulu sebelum berbicara menjadi salah satu pesan penting dalam pelaksanaan Special Call ini. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjaga ketertiban frekuensi sekaligus membangun budaya komunikasi yang saling menghargai.
Sertifikat Digital untuk Peserta
Salah satu hal menarik dari Special Call 8A01FLN adalah peserta tidak perlu mengirimkan QSL Card setelah berhasil melakukan kontak.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan sertifikat penghargaan digital untuk setiap mode dan band yang berhasil melakukan kontak. Apabila terdapat kontak duplikasi, kontak tersebut hanya akan terhitung sebagai satu sertifikat.
Sertifikat digital dapat diunduh oleh peserta setelah kegiatan berakhir melalui laman yang telah ditentukan oleh panitia.
DOWNLOAD eQSL Card Special Call 8A01FLN
Diperkuat Tim NCS
Pelaksanaan Special Call Festival Layang-Layang Nusantara 2026 ini melibatkan sejumlah operator yang tergabung dalam tim National Control Station (NCS) 8A01FLN. Mereka adalah YB2JGX, YC2RXL, YC2TKB, YD2FDA, YG2BXM, YG2AVC, YD2CZS, dan YD2RLO.
Ketua ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, Sugihardjo – YC2KIL, turut menjadi penanggung jawab kegiatan. Sementara koordinasi Special Event Station (SES) melibatkan Yuniati – YD2RLO, dengan Sujud Nasir – YB2JGX sebagai salah satu unsur pelaksana kegiatan.
Kehadiran 8A01FLN tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas radio amatir, tetapi juga memperkenalkan peran ORARI dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat melalui komunikasi radio.
Dari langit Rempoah, layang-layang membawa warna dan keceriaan. Dari udara, gelombang radio membawa salam persaudaraan. Melalui Special Call 8A01FLN, ORARI Lokal Kabupaten Banyumas memadukan semangat Festival Layang-Layang Nusantara dengan tradisi komunikasi amatir radio yang menjangkau berbagai wilayah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, mengasah keterampilan komunikasi, sekaligus memperluas jejaring persahabatan antaramatir radio, baik di Indonesia maupun dengan stasiun DX.
Selamat mengikuti Special Call Festival Layang-Layang Nusantara 2026. Semoga setiap kontak yang terjalin menjadi jembatan silaturahmi dan setiap gelombang radio yang mengudara membawa pesan persahabatan dan kebaikan.
— Djarmanto, YF2DOI



