
BANYUMAS — Kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) Kabupaten Banyumas 2026 berlangsung pada 16–18 Oktober 2026. Bersinergi dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Banyumas, kegiatan ini menjadi sarana edukasi komunikasi radio, literasi digital, pembentukan karakter, serta penguatan persaudaraan Pramuka hingga tingkat internasional.
Mengusung tema “Menghubungkan Pramuka, Menyatukan Dunia” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Dharmaku Kubaktikan”, JOTA-JOTI 2026 melibatkan anggota Pramuka golongan Penggalang, Penegak, dan Pandega. Para peserta mendapatkan kesempatan mengenal komunikasi radio amatir dan teknologi internet sebagai sarana belajar, bertukar informasi, serta menjalin persahabatan dengan sesama Pramuka dari berbagai daerah dan negara.
Tiga Izin Khusus Mendukung JOTA Banyumas 2026
Pelaksanaan JOTA 2026 di Banyumas didukung tiga izin khusus stasiun radio amatir yang diterbitkan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Direktorat Layanan Infrastruktur Digital, pada 5 Oktober 2026. Dokumen tersebut ditandatangani secara digital oleh Dwi Handoko.
Ketiga izin tersebut adalah:
| Nomor Izin | Callsign |
|---|---|
| 1444/IAR-K/JT/10/2026 | YH2ACJB |
| 1443/IAR-K/JT/10/2026 | YH2ACJA |
| 1445/IAR-K/JT/10/2026 | YH2ACJC |
Seluruh izin mencantumkan Sujud Nasir (YB2JGX) sebagai penanggung jawab dan berlaku pada 15–18 Oktober 2026 untuk mendukung kegiatan JOTA 2026.
JOTA-JOTI sebagai Sarana Pendidikan Kepramukaan
Kuat Prayuga (Yuga), unsur Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas, menegaskan bahwa JOTA-JOTI bukan sekadar kegiatan berkomunikasi melalui radio dan internet. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan kepramukaan yang memberikan pengalaman langsung dalam pemanfaatan teknologi komunikasi.
“JOTA-JOTI 2026 bukan sekadar kegiatan komunikasi melalui radio dan internet, melainkan sarana pendidikan kepramukaan untuk memperluas wawasan, melatih keterampilan teknologi, membangun persahabatan, serta menghubungkan anggota Pramuka Banyumas dengan sesama Pramuka dari berbagai daerah hingga mancanegara,” tegas Yuga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pra-JOTA pada Kamis, 15 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan agenda utama selama tiga hari. Pembekalan diberikan agar peserta memahami penggunaan perangkat komunikasi, tata cara mengikuti kegiatan, serta pemanfaatan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.
“Pelatihan menjadi bagian penting untuk mempersiapkan peserta agar memahami penggunaan sarana komunikasi, tata cara mengikuti kegiatan, dan pemanfaatan teknologi secara positif,” jelas Yuga.

ORARI Banyumas Siapkan Dukungan Teknis di Empat Titik
ORARI Lokal Kabupaten Banyumas mengambil peran dalam memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada peserta. Koordinasi dari unsur ORARI dilakukan oleh Wahyu Yuwono Suswondo (YD2FDA), anggota ORARI sekaligus koordinator JOTA-JOTI 2026.
Menurut Wahyu, keterlibatan ORARI merupakan bentuk pengabdian organisasi untuk memperkenalkan komunikasi radio amatir kepada generasi muda, sekaligus menanamkan pemahaman mengenai prosedur dan etika berkomunikasi melalui radio.
“ORARI Lokal Kabupaten Banyumas kembali diminta membantu pelaksanaan JOTA-JOTI Pramuka 2026. Kami mendukung kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian organisasi dalam mengenalkan komunikasi radio amatir kepada generasi muda, khususnya anggota Pramuka, sekaligus menumbuhkan keterampilan berkomunikasi yang baik, benar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan serta Kode Etik Amatir Radio,” tutur Wahyu.
Koordinasi teknis dan pendampingan melibatkan empat titik kegiatan, yaitu:
- Kwarcab Banyumas, didampingi Wahyu Yuwono Suswondo (YD2FDA).
- Sekretariat Lokal ORARI Banyumas, bersama Yuniati (YD2RLO).
- Wilayah Jatilawang, bersama Solikhin (YD2AHU).
- Wilayah Banyumas, bersama Heri Supriyatno (YD2JRC).
Pembekalan Pra-JOTA juga melibatkan sejumlah anggota ORARI berpengalaman. Seto Eko Purwanto dengan callsign YG2BXM, YC2EKO, dan YD2CZM memberikan pelatihan di wilayah Banyumas. Sementara itu, Hadi (YD2AIJ) memberikan pendampingan di Jatilawang.
Di titik Kwarcab Banyumas, kegiatan turut melibatkan Vide (YG2BOR), Suwargo (YD2CZM), serta sekitar 30 anggota ORARI lainnya untuk mendukung pendampingan peserta.
“Kami berharap anggota Pramuka lebih percaya diri, memahami prosedur komunikasi radio, serta mampu memanfaatkan teknologi komunikasi secara positif, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi sesama,” ungkap Wahyu.
Ketua ORARI Banyumas Apresiasi Sinergi Pramuka dan Amatir Radio
Ketua ORARI Lokal Kabupaten Banyumas masa bakti 2025–2028, Hardjo Oemar Sajat (YC2KIL), yang juga dikenal sebagai Sugiharjo, turut meninjau kesiapan lokasi kegiatan.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, koordinator, anggota ORARI, serta jajaran Gerakan Pramuka se-Kabupaten Banyumas yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan JOTA-JOTI 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, koordinator, serta anggota ORARI yang telah terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh jajaran Pramuka se-Kabupaten Banyumas atas dukungan dan partisipasinya. Kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan. Semua itu akan menjadi catatan dan bahan evaluasi untuk perbaikan ke depannya,” tuturnya.
Hardjo juga berharap kegiatan JOTA-JOTI dapat menjadi salah satu pintu masuk regenerasi anggota ORARI serta memperkuat kerja sama organisasi dengan Gerakan Pramuka.
“Kami berharap melalui kegiatan ini akan muncul bibit-bibit anggota baru untuk mendukung regenerasi keanggotaan ORARI saat ini. Semoga lahir generasi yang lebih unggul dan kompeten di bidang komunikasi radio amatir, serta mampu membangun sinergi bersama Pramuka Kabupaten Banyumas,” tegasnya.
Persyaratan Peserta JOTA-JOTI Banyumas 2026
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan melengkapi administrasi sesuai ketentuan panitia. Persyaratan tersebut meliputi KTA Nasional, formulir pendaftaran, biodata, surat izin dari Gugus Depan, serta surat izin orang tua atau wali.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan persyaratan peserta dapat diperoleh melalui Kak Alden di nomor 085133740371.

Membangun Generasi Muda yang Cakap Teknologi dan Berkarakter
JOTA-JOTI 2026 di Banyumas menjadi wujud kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan ORARI dalam memperkenalkan teknologi komunikasi kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar menggunakan radio dan internet, tetapi juga mengenal kedisiplinan, tanggung jawab, etika komunikasi, serta pentingnya persaudaraan lintas wilayah dan negara.
Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, cakap teknologi, dan siap mengabdikan pengetahuan serta keterampilannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Di balik gelombang radio yang merambat dan pesan digital yang melintasi benua, tersimpan semangat untuk terus menghubungkan persaudaraan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan pengabdian bagi masa depan Indonesia.
YC2TFB.NET REPORTING
Kontributor: Djarmanto (YF2DOI)



