
Senin, 19 Oktober 2026 02:04 WIB, menjadi hari yang membawa duka mendalam bagi saya. Kabar berpulangnya sahabat saya, ANDA YUDAS DT.RJ.NAN SATI (YB6HAI/sk), Ketua ORARI Daerah Sumatera Utara, begitu sulit untuk saya terima.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Hari ini, seorang sahabat telah berpulang ke Rahmatullah. Seorang sahabat yang selama ini begitu dekat dengan saya, bukan hanya sebagai sesama amatir radio, tetapi juga sebagai teman berbagi cerita, bertukar pikiran, dan berdiskusi tentang berbagai hal, khususnya yang berkaitan dengan ORARI.
Bagi sebagian orang, mungkin kami hanyalah dua callsign yang sesekali terdengar di udara. Namun, bagi saya, persahabatan ini jauh lebih berarti daripada sekadar komunikasi melalui radio.
Ada kebersamaan, ada kepercayaan, ada cerita, dan ada ikatan persaudaraan yang tumbuh di antara kami. Jarak wilayah tidak pernah menjadi penghalang untuk menjalin kedekatan. Dunia amatir radio telah mempertemukan kami, dan persahabatan itulah yang membuat hubungan ini begitu berharga bagi saya.
Ada Kenangan yang Tidak Mudah Dilupakan
Sahabatku, Om Anda Yudas…
Jujur, saya tidak pernah membayangkan akan menuliskan ungkapan seperti ini untukmu. Biasanya, kita masih bisa berkomunikasi, bertukar pikiran, membicarakan berbagai hal, dan berbagi cerita tentang ORARI. Kini, saya hanya bisa mengenang semua itu dengan perasaan kehilangan.
Ada begitu banyak hal yang mungkin tidak sempat terucapkan. Ada percakapan yang dahulu terasa biasa, tetapi hari ini menjadi kenangan yang begitu berarti.
Saya menyadari bahwa dalam persahabatan, yang membuat seseorang tetap dekat bukanlah seberapa sering kita bertemu secara langsung, melainkan ketulusan, kepercayaan, dan kebersamaan yang terbangun dari waktu ke waktu.
Dan itulah yang akan selalu saya kenang darimu.
Kepergianmu mengingatkan saya bahwa waktu kita di dunia ini begitu terbatas. Kita tidak pernah benar-benar tahu kapan sebuah percakapan akan menjadi percakapan terakhir, atau kapan kebersamaan yang selama ini kita jalani berubah menjadi kenangan.
Hari ini, saya kehilangan seorang sahabat. Namun, saya bersyukur pernah mengenalmu dan menjadi bagian dari perjalanan persahabatan itu.
Selamat Jalan, Sahabatku
Om Anda Yudas, YB6HAI…
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya di dunia amatir radio. Terima kasih untuk persahabatan, komunikasi, kepercayaan, dan setiap kesempatan untuk berbagi pikiran tentang ORARI.
Mungkin setelah hari ini, saya tidak lagi dapat mendengar suaramu seperti biasanya melalui radio atau media lain. Tidak ada lagi percakapan yang bisa kita lanjutkan, dan tidak ada lagi kesempatan untuk bertukar cerita seperti dahulu.
Namun, kenangan tentangmu akan tetap tersimpan di hati saya.
Saya percaya, setiap pertemuan yang tulus selalu meninggalkan makna. Dan persahabatan kita adalah salah satu bagian berharga yang akan saya kenang.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.
Saya berdoa semoga almarhum mendapatkan ampunan atas segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Selamat jalan, sahabatku.
Beristirahatlah dengan tenang. Terima kasih untuk semua kenangan yang pernah kita ukir bersama.
Di dunia ini, mungkin perjalanan kita telah sampai pada batasnya. Namun, bagiku, persahabatan yang tulus tidak akan selesai hanya karena seseorang telah tiada.
Suatu hari nanti, semua yang hidup akan kembali kepada-Nya. Untuk saat ini, izinkan saya mengenangmu dengan doa, bukan hanya dengan air mata.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Selamat jalan, Om Anda Yudas (YB6HAI). Engkau akan selalu menjadi bagian dari kenangan dan perjalanan persahabatan saya.
Dari sahabatmu,
KRISDIANTO (YC2TFB)
yc2tfb.net — Indonesian Amateur Radio Station



