
SURABAYA– ORARI Daerah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) secara daring pada 30 Juni 2026 sebagai forum evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus memperkuat koordinasi antara pengurus daerah dan ORARI Lokal se-Jawa Timur. Kegiatan Rakerda ORDA Jatim ini diikuti sekitar 75 peserta yang terdiri atas unsur Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP), pengurus ORARI Daerah, serta perwakilan dari 32 ORARI Lokal. Selain para Ketua Lokal, beberapa ORARI Lokal juga mengikutsertakan pengurusnya dalam forum tersebut.
Mengusung tema “Mengembangkan ORARI menjadi Organisasi yang Lebih Besar, Solid, dan Berdaya Guna bagi Bangsa dan Negara”, Rakerda menjadi wadah untuk meninjau pelaksanaan program kerja sekaligus menyamakan langkah dalam menjalankan amanat organisasi.
Ketua ORARI Daerah Jawa Timur, Endah Winarti (YB3VI), menjelaskan bahwa fokus utama Rakerda adalah mengevaluasi pelaksanaan program kerja pada tahun pertama masa bakti kepengurusan, khususnya program-program yang telah diamanatkan melalui Sidang Komisi A dan Komisi B pada Musyawarah Daerah (Musda).
“Fokus utama Rakerda adalah melihat kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan sesuai amanat Musda, termasuk penyelenggaraan Ham Fair dalam satu periode kepengurusan, pembinaan anggota yang akan meningkatkan tingkat kecakapan, serta berbagai program organisasi lainnya. Apabila kami dapat melaksanakan lebih dari yang diamanatkan, tentu menjadi rasa syukur bagi kami,” ujar Endah kepada yc2tfb.net.
Dalam sesi laporan, masing-masing bidang memaparkan pelaksanaan program kerja yang telah berjalan maupun rencana kegiatan ke depan. Bidang Operasi menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan beserta agenda yang akan datang, sementara Sekretaris Daerah dan Bendahara menyampaikan laporan sesuai bidang tugas masing-masing sebagai bentuk akuntabilitas kepada peserta Rakerda.
Forum Rakerda ORDA Jatim ini juga berlangsung interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta penyampaian berbagai masukan dari para Ketua ORARI Lokal. Berbagai saran yang disampaikan diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan organisasi kepada seluruh anggota ORARI di Jawa Timur.
Endah menegaskan bahwa ORARI merupakan organisasi sosial yang berlandaskan hobi. Karena itu, semangat pelayanan dan saling mengayomi harus menjadi budaya di seluruh tingkatan organisasi.
“ORARI adalah organisasi sosial yang berbasis hobi. Karena itu saya berusaha mengayomi seluruh Ketua Lokal di Jawa Timur dengan senang hati. Saya juga berharap seluruh Ketua Lokal dapat terus melayani dan mengayomi anggotanya dengan penuh semangat. Masalah yang kecil kita hilangkan, dan masalah yang besar kita perkecil melalui komunikasi dan kebersamaan,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa masa bakti kepengurusan ORARI Daerah Jawa Timur masih menyisakan sekitar empat tahun. Oleh karena itu, evaluasi melalui Rakerda menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh amanat Musda dapat diwujudkan secara bertahap hingga akhir masa kepengurusan.

Ke depan, ORDA Jatim juga berencana menyelenggarakan Rakerda secara luring sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pengurus daerah, DPP, serta ORARI Lokal dalam menjalankan program-program organisasi.
Suber: Ketua ORARI Daerah Jawa Timur, ENDAH WINARTI – YB3VI



