
KUDUS, yc2tfb.net – Dalam upaya mengenalkan peran penting organisasi amatir radio kepada generasi muda dan dunia akademik, ORARI Lokal Kabupaten Kudus menerima kunjungan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK). Kegiatan edukatif yang berlangsung selama tiga hari dan puncaknya pada 14 Maret 2026 ini bertempat di Sekretariat ORARI Lokal Kabupaten Kudus.
Tiga mahasiswi dari Fakultas Psikologi UMK Kudus yaitu, Muhammad Ilzam Fata, Nabila Arza Ramadhani dan Noor Faidah hadir untuk mendalami tema khusus, yaitu “Peran Serta ORARI dalam Mengimplementasikan Kegiatan pada Masyarakat di Era Digital”.
Kehadiran para mahasiswa tersebut diterima oleh seluruh pengurus harian ORARI Lokal Kudus serta beberapa anggota DPP Orlok Kudus diantaranya;
- Ketua ORARI Lokal Kudus, Kompol. P.H Bambang Santoso, SH. (YE2AQH)
- Wakil Ketua, Kapten CKE. H. Musyafak (YF2BCX)
- Kabid Optek, R. Guntur Bambang Soesmono, A.Md.T. (YB2GBS)
- Sekeretaris: Nur Shofyan Nuddin, S.H.(YB2GER)
- Serta seluruh DPP ORARI Lokal Kabupaten Kudus.
Pemaparan Visi, Misi, dan Sinergi dengan Pemerintah
Sesi pemaparan materi dipimpin langsung oleh Sekretaris ORARI Lokal Kabupaten Kudus, Om Nur Shofyan Nuddin, S.H. (YB2GER). Dalam penjelasannya, beliau memaparkan visi dan misi organisasi yang selaras dengan tujuan ORARI Pusat, yaitu mewujudkan amatir radio yang handal, berintegritas, serta berjiwa sosial tinggi demi mengabdi kepada masyarakat dan negara.
Selain itu, Bp. Nur Shofyan juga menggarisbawahi bahwa keberadaan ORARI di Kabupaten Kudus telah menjalin kolaborasi dan sinergi yang sangat baik dengan Pemkab Kudus serta instansi terkait dalam berbagai kegiatan daerah.

Andalan Komunikasi di Area Blank Spot dan Tanggap Bencana
Di tengah pesatnya era digital, ORARI Lokal Kudus membuktikan diri tetap menjadi instrumen komunikasi yang vital dan tidak tergantikan. Bp. Nur Shofyan menjelaskan bahwa ORARI selalu siap mem-backup jaringan komunikasi manakala infrastruktur seluler atau jaringan digital lainnya mengalami kelumpuhan atau tidak dapat menjangkau wilayah tertentu (blank spot), seperti kawasan terpencil di area Gunung Muria.
Dalam aspek manajemen penanggulangan kebencanaan di wilayah Kudus, ORARI Lokal Kudus menyiagakan infrastruktur radio yang andal melalui dua perangkat pancar ulang (repeater) aktif:
- Repeater VHF (YH2ATR) pada frekuensi 146.640 MHz
- Repeater UHF (YH2ATRA) pada frekuensi 434.300 MHz
Kedua repeater ini menjadi tulang punggung komunikasi darurat (Dukom) untuk memastikan koordinasi penanganan bencana di lapangan dapat berjalan tanpa hambatan teknis.
ORARI Lokal Kudus Sambut Positif Kehadiran Mahasiswa UMK
Melalui edukasi intensif ini, para mahasiswi Fakultas Psikologi UMK mengaku merasa sangat puas karena mendapatkan wawasan baru yang aplikatif mengenai peran psikologi massa dan komunikasi radio dalam situasi darurat maupun kemasyarakatan.
Di sisi lain, Ketua ORARI Lokal Kabupaten Kudus Kompol. P.H. Bambang Santoso, SH. (YE2AQH) menyatakan selalu terbuka (welcome) tidak hanya kepada Mahasiswa UMK saja namun juga para mahasiswa dan akademisi yang ingin belajar atau meneliti lebih dalam mengenai dunia amatir radio. Atas kerjasama ini Ketua ORARI Lokal Kabuputen Kudus berharap kolaborasi ini tetap solid, beliau juga siap memberikan informasi apapun terkait amatir radio. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat tentang peran strategis ORARI di era modern dapat semakin luas dan melahirkan kader-kader muda yang siap mengabdi untuk kemanusiaan. (/2TFB)
Kontributor: Nur Shofyan Nuddin, S.H. (YB2GER)



