SURAKARTA – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Surakarta sukses menggelar Musyawarah Lokal (Muslok) ke-15 pada Minggu (31/5/2026) di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung. Dalam forum tersebut, peserta Muslok kembali mempercayakan Sumartono Hadinoto (YC2BOF) sebagai Ketua ORARI Lokal Kota Surakarta periode 2026–2029.
Muslok ke-15 ORARI Lokal Kota Surakarta berlangsung dengan semangat kebersamaan dan demokrasi organisasi. Dari total 189 anggota ORARI Lokal Surakarta, sebanyak 97 anggota hadir mengikuti jalannya musyawarah sehingga forum memenuhi kuorum dan sah mengambil keputusan organisasi.
Selain memilih ketua, peserta Muslok juga menetapkan Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP) periode 2026–2029 yang terdiri dari:
- Agung Kurniawan Tjandra Widjaja (YB2NFD)
- Dr.Elfi Husaini, SpAn (YB2RES)
- Refki Saputro (YC2EOF)
Tidak hanya menggelar musyawarah organisasi, ORARI Lokal Kota Surakarta juga menyelenggarakan kegiatan Special Event Station (SES) dengan callsign 8A15SKA dalam rangka memeriahkan Muslok ke-15. Kegiatan SES tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan eksistensi ORARI Surakarta kepada komunitas amatir radio nasional maupun internasional sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota melalui komunikasi radio.
Musyawarah lokal yang menjadi agenda rutin tiga tahunan itu berlangsung lancar sesuai mekanisme organisasi. Peserta mengikuti seluruh tahapan mulai dari sidang komisi, sidang pleno, hingga penetapan hasil akhir. Forum tersebut juga menjadi sarana evaluasi kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja, serta pembahasan berbagai tantangan organisasi ke depan.
Ketua terpilih YC2BOF Sumartono Hadinoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya Muslok ke-15 ORARI Lokal Surakarta.
“Terima kasih yang tidak terhingga saya sampaikan kepada segenap DPP periode sebelumnya, pengurus, panitia, peserta Muslok, pimpinan sidang, hingga Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah beserta jajaran yang mendampingi seluruh proses musyawarah ini,” ujar Sumartono.
Ia menilai pelaksanaan Muslok ke-15 ORARI Lokal Surakarta ini menjadi kebanggaan tersendiri karena seluruh tahapan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) ORARI.
“Muslok ke-15 ORARI Lokal Surakarta ini menunjukkan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan organisasi. Kita bangga karena Muslok ke-15 ORARI Lokal Surakarta dapat berjalan lengkap, tertib, dan selesai dengan baik,” katanya.
Setelah kembali terpilih, Sumartono menegaskan akan segera menyusun kepengurusan baru untuk kemudian melaporkannya kepada ORARI Daerah Jawa Tengah. Ia juga akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi sidang komisi, terutama terkait efisiensi organisasi dan pengelolaan sekretariat.
“Kami berharap komunikasi antara pengurus dan anggota semakin terbuka. Siapa pun anggota yang ingin memberi masukan atau ikut berperan aktif dalam kegiatan ORARI dipersilakan menyampaikan gagasannya,” tegasnya.
Menurut Sumartono, tantangan terbesar organisasi saat ini terletak pada upaya menjaga keberlangsungan sekretariat di tengah keterbatasan anggaran. Dengan jumlah anggota aktif sebanyak 189 orang dan iuran anggota sebesar Rp25 ribu per tahun serta dukungan donasi dan gotong royong anggota, ia optimistis ORARI Lokal Surakarta tetap mampu menjalankan berbagai program pelayanan dan kegiatan sosial komunikasi radio.

Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah, Ir. Drs. YB. Praharto, M.Eng – YO (YB2BZ), turut mengapresiasi pelaksanaan Muslok yang berlangsung sesuai kaidah organisasi.
“Muslok ke-15 ORARI Lokal Kota Surakarta berlangsung sangat baik dan lengkap mengikuti tahapan organisasi. Ini bisa menjadi barometer bagi ORARI lokal lainnya di Jawa Tengah,” ujar JB. Praharto.
Ia juga mendorong ORARI Surakarta untuk memperkuat regenerasi organisasi dengan memperbanyak anggota muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Anak-anak muda memiliki kreativitas dan semangat belajar tinggi. Mereka harus terus kita ajak bergabung agar ORARI semakin berkembang di masa depan,” katanya.

Ketua Pelaksana Muslok ke-15, Dr. Efi Husaini (YB2RES), menjelaskan bahwa Muslok merupakan amanat organisasi yang wajib yang pelaksanaannya setiap tiga tahun sekali sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus sekaligus forum demokrasi organisasi.
“ORARI memiliki peran penting dalam bantuan komunikasi, komunikasi darurat, dan pengembangan keterampilan teknik radio. Karena itu, Muslok menjadi momentum penting untuk menyusun arah organisasi ke depan,” jelasnya.
Pemerintah Kota Surakarta juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Muslok tersebut. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Surakarta, Lusia Sari Murniati, membacakan sambutan Wali Kota Surakarta yang memuji dedikasi ORARI dalam mendukung masyarakat dan pembangunan daerah melalui kegiatan komunikasi serta pengabdian sosial.
Melalui Muslok ke-15 ini, ORARI Lokal Kota Surakarta berharap mampu melahirkan kepengurusan yang solid, inovatif, dan mampu menjawab tantangan organisasi di era digital sekaligus memperkuat peran ORARI dalam pelayanan komunikasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Kontributor: Asih Sutarsih (YD2HIS)
