BOGOR – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Bogor menggelar kegiatan Special Event Station (SES) 8F544BGR dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenang sejarah panjang Kota Bogor sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan kuliner daerah kepada komunitas amatir radio di Indonesia maupun mancanegara.
Mengusung tema “Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga”, SES 8F544BGR mengajak masyarakat untuk menghargai warisan sejarah yang telah dibangun oleh generasi terdahulu sebagai fondasi bagi masa kini dan masa depan.
Ketua ORARI Lokal Kota Bogor, Dadang Iskandar YB1NCR, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peringatan hari jadi kota, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan kemampuan komunikasi radio bagi para anggota ORARI.
“Kami ingin mengajak para amatir radio untuk bersama-sama mengenang perjalanan sejarah Bogor yang telah mencapai usia 544 tahun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi budaya, wisata, dan kuliner Kota Bogor kepada masyarakat luas melalui jaringan komunikasi amatir radio,” ujarnya.
Mengenang Sejarah Penobatan Prabu Siliwangi
Penetapan tanggal 3 Juni sebagai Hari Jadi Bogor merujuk pada peristiwa penobatan Prabu Siliwangi sebagai Raja Kerajaan Sunda Pajajaran pada 3 Juni 1482, sebagaimana tercatat dalam Prasasti Batutulis yang menjadi salah satu peninggalan sejarah penting di Kota Bogor.
Selain dikenal sebagai pusat Kerajaan Pajajaran pada masa lampau, Bogor juga memiliki sejarah panjang pada era kolonial Belanda. Kota yang dahulu bernama Buitenzorg, yang berarti “tanpa kecemasan”, menjadi lokasi pembangunan istana peristirahatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda oleh Baron van Imhoff pada tahun 1744. Bangunan tersebut kemudian berkembang menjadi Istana Bogor yang dikenal hingga saat ini.
Berada pada ketinggian antara 190 hingga 300 meter di atas permukaan laut dengan suhu rata-rata sekitar 26 derajat Celsius, Bogor dikenal sebagai kota yang memiliki iklim sejuk dan nyaman. Kondisi tersebut menjadikan Bogor sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berlangsung Dua Hari di Berbagai Band dan Mode
Koordinator kegiatan, Holilulloh Ahmad YD1CKM, menjelaskan bahwa SES akan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu, 3 Juni 2026 hingga Kamis, 4 Juni 2026.
Selama pelaksanaan, stasiun khusus 8F544BGR akan aktif pada beberapa band amatir radio, yaitu 80 meter, 40 meter, 20 meter, 15 meter, 10 meter, dan 2 meter band. Adapun mode operasi yang digunakan meliputi SSB, CW, Digital Mode, FM, serta FM Satellite (FM-SAT) sehingga memberikan kesempatan luas bagi para pemburu SES (hunter) untuk berpartisipasi.
Partisipan yang berhasil melakukan kontak dengan stasiun khusus 8F544BGR berhak memperoleh sertifikat elektronik (e-certificate) yang dapat mengunduh eQSL Card melalui sistem dari panitia.

Memperkuat Persaudaraan dan Promosi Daerah
Kegiatan SES telah menjadi salah satu agenda yang semakin populer di kalangan amatir radio Indonesia. Selain menjadi ajang berburu callsign khusus dan koleksi sertifikat, SES juga berfungsi sebagai media promosi daerah, pelestarian sejarah, serta penguatan persaudaraan antaramatir radio.
Melalui SES 8F544BGR, ORARI Lokal Kota Bogor berharap semangat mengenang sejarah dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya, sejalan dengan pesan yang diangkat dalam kegiatan ini bahwa apa yang dinikmati saat ini merupakan hasil karya generasi terdahulu, dan apa yang dikerjakan saat ini akan menjadi warisan bagi masa depan.
Dengan dukungan para operator dan partisipasi amatir radio dari berbagai daerah, SES 8F544BGR diharapkan mampu menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan Bogor sebagai kota bersejarah, pusat wisata, serta destinasi kuliner unggulan Indonesia kepada dunia.
QSL Info:
Callsign SES: 8F544BGR
Tanggal Operasi: 3–4 Juni 2026
Band: 80M, 40M, 20M, 15M, 10M, 2M
Mode: SSB, CW, Digital, FM, FM-SAT
Penyelenggara: ORARI Lokal Kota Bogor
QSL & Informasi: orari.lokalbogor@gmail.com
E-Certificate: https://www.grz.com/db/YH1AT
"Apa yang telah dinikmati oleh masa sekarang adalah hasil pekerjaan orang terdahulu dan apa yang diperbuat oleh orang di masa sekarang adalah warisan untuk masa depan".
Sumber: Petunjuk Pelaksanaan SES 8F544BGR, ORARI Lokal Kota Bogor
