PRINGSEWU – ORARI Pringsewu gelar Special Event Station (SES) 8G17PSW untuk meriahkan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu. Kegiatan Special Event Station (SES) dengan tanda panggilan khusus 8G17PSW ini secara resmi dibuka oleh Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas di Kantor Bupati Pringsewu, Komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu, Desa Klaten, Kecamatan Gading Rejo, Selasa (7/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi atas inisiatif ORARI Lokal Pringsewu yang turut menyemarakkan hari jadi daerah melalui kegiatan yang berskala nasional hingga internasional. Ia menegaskan, kegiatan SES ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana promosi daerah.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendukung berbagai kegiatan komunitas yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Dengan demikian, melalui SES ini, gaung Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu dapat terdengar hingga ke seluruh penjuru nusantara bahkan mancanegara melalui komunikasi radio amatir.
“Melalui kegiatan ini, Hari Jadi Pringsewu bisa dikenal lebih luas. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi demi kemajuan Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Ketua ORARI Lokal Pringsewu Dr. H. Fauzi (YB4SJB), Ketua Pelaksana SES Aris Mulato (YC4XAM) menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota ORARI, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kemampuan komunikasi radio amatir sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Aris menjelaskan bahwa SES 8G17PSW ORARI Pringsewu ini terbuka bagi seluruh anggota ORARI di Indonesia yang memiliki Izin Amatir Radio (IAR) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang masih berlaku, serta bagi stasiun radio amatir luar negeri (DX). Oleh sebab itu, partisipasi dari berbagai negara diharapkan dapat semakin memperluas jaringan komunikasi.
Adapun pelaksanaan SES berlangsung selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa, 6–7 April 2026. Pada hari pertama, aktivitas dilakukan pada mode FT8 pukul 12.00–15.00 UTC serta band 80 meter di frekuensi 3.820 MHz pukul 22.00–24.00 UTC. Selanjutnya, pada hari kedua, kegiatan berlangsung pukul 02.00–14.00 UTC di band 40 meter frekuensi 7.120 MHz menggunakan mode SSB.
Di sisi lain, panitia SES 8G17PSW ORARI Pringsewu menekankan pentingnya disiplin dalam berkomunikasi. Peserta wajib mematuhi prosedur standar operasional (SOP) radio amatir dan tidak diperkenankan menggunakan stasiun pancar ulang melalui media apa pun. Dengan aturan tersebut, diharapkan komunikasi berlangsung tertib dan sesuai regulasi.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap stasiun radio amatir yang berhasil melakukan kontak dua arah dengan stasiun 8G17PSW akan memperoleh sertifikat atau Special QSL Card. Menariknya, sertifikat tersebut turut ditandatangani oleh Bupati Pringsewu dan dapat diunduh secara daring melalui laman myqsl.id.

Kegiatan pembukaan ini juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny. Hj. Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu H. Moudy Ary Nazolla, serta jajaran pengurus ORARI Lokal Pringsewu dan tamu undangan lainnya.
Ikuti perkembangan berita melalui media sosial ORARI News, untuk mendapatkan berita-berita terkini lainnya.(2TFB)
Kontributor: YB4VOA Isnanto Hapsara, S.Kom.
Eksplorasi konten lain dari YC2TFB
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
