Pajajaran Bogor DX Contest 2026 Kembali Hadir, ORARI Lokal Kabupaten Bogor Ajak Amatir Radio Dunia Berkompetisi selama 24 jam penuh.
BOGOR – Setelah sukses menyedot perhatian komunitas amatir radio internasional pada tahun sebelumnya, ORARI Lokal Kabupaten Bogor kembali menggelar Pajajaran Bogor DX Contest (PBDX) 2026. Melalui ajang tahunan ini, penyelenggara mengajak amatir radio dari Indonesia maupun berbagai negara untuk berkompetisi sekaligus mempererat persahabatan melalui gelombang radio.
Sejak pertama kali berlangsung, 1St PBDX Contest terus berkembang menjadi salah satu kontes amatir radio Indonesia yang mendapat perhatian luas dari komunitas DX dunia. Tahun demi tahun, jumlah peserta terus meningkat, sementara cakupan negara yang berpartisipasi semakin luas. Karena itu, banyak operator menjadikan PBDX sebagai salah satu agenda penting dalam kalender kontes tahunan mereka.
Pajajaran Bogor DX Contest 2026 Berlangsung Selama 24 Jam Penuh
Panitia menjadwalkan PBDX Contest 2026 mulai Sabtu minggu ketiga bulan Juni pukul 00.00 UTC hingga 23.59 UTC atau berlangsung selama 24 jam penuh. Selama periode tersebut, peserta dapat memburu kontak sebanyak mungkin dari berbagai negara dan wilayah di dunia.
ORARI Lokal Kabupaten Bogor membuka kesempatan kepada seluruh amatir radio yang memiliki Izin Amatir Radio (IAR) yang masih berlaku, baik dari Indonesia maupun luar negeri, untuk mengikuti kompetisi ini.
Peserta dapat beroperasi pada lima band HF populer, yaitu:
- 80 Meter
- 40 Meter
- 20 Meter
- 15 Meter
- 10 Meter
Panitia menetapkan mode SSB (Single Side Band) sebagai mode utama dengan format pertukaran laporan sinyal 59 ditambah nomor urut kontak (serial number).
Hadirkan Lima Kategori Kompetisi
Untuk mengakomodasi berbagai tingkat kemampuan dan kelas lisensi, panitia menyediakan lima kategori yang dapat dipilih peserta, yaitu:
- Single Operator All Band High Power (maksimal 1000 Watt)
- Single Operator All Band Low Power (maksimal 100 Watt)
- Club Station / Club Contest
- Young Lady (YL)
- Stasiun DX
Melalui pembagian kategori tersebut, operator Siaga, Penggalang, Penegak, stasiun klub, hingga peserta mancanegara dapat bersaing secara lebih seimbang.
Panitia Siapkan Sertifikat dan Plakat Bergengsi
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sertifikat elektronik yang dapat diunduh melalui situs resmi PBDX Contest. Peserta hanya perlu mengirimkan log sesuai ketentuan dan batas waktu yang telah ditetapkan.
Selain sertifikat elektronik, panitia juga menyiapkan plakat untuk para peraih skor tertinggi pada setiap kategori. Penghargaan tersebut meliputi:
- Penegak (YB/YE) : 2 plakat
- Penggalang (YC/YF) : 2 plakat
- Siaga (YD/YG) : 1 plakat
- Club Station / Club Contest : 1 plakat
- Young Lady (YL) : 1 plakat
- Stasiun DX : 1 plakat
Penghargaan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena banyak operator memanfaatkan PBDX Contest sebagai ajang mengukur kemampuan sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sistem Penilaian Dorong Aktivitas DX yang Lebih Luas
Panitia menerapkan sistem penilaian yang menggabungkan total poin QSO, jumlah prefix YB yang berhasil dikumpulkan, serta multiplier negara yang berhasil dihubungi.
Setiap peserta hanya boleh melakukan satu QSO dengan stasiun yang sama pada setiap band. Selanjutnya, panitia menghitung nilai kontak berdasarkan lokasi stasiun lawan sebagai berikut:
- Negara yang sama: 1 poin
- Negara lain dalam benua yang sama: 2 poin
- Negara lain di benua berbeda: 3 poin
Selain itu, panitia juga menetapkan beberapa High Point Callsign yang memberikan nilai khusus sebesar 15 poin untuk setiap kontak yang berhasil dilakukan. Untuk PBDX Contest 2026, panitia telah mengumumkan callsign 7C1A dan 7C1B sebagai bagian dari stasiun bernilai tinggi tersebut.
Skema penilaian ini mendorong peserta untuk memperluas jangkauan komunikasi dan mengejar sebanyak mungkin kontak DX selama kontes berlangsung.
Gunakan Format Cabrillo untuk Pengiriman Log
Agar proses penilaian berjalan lebih cepat dan akurat, panitia hanya menerima log dalam format Cabrillo. Panitia juga merekomendasikan penggunaan perangkat lunak N1MM Logger+ yang telah mendukung PBDX Contest melalui file User Defined Contests (UDC) khusus.
Setelah kontes berakhir, peserta memiliki waktu selama tujuh hari untuk mengunggah log mereka. Jika peserta melewati batas waktu tersebut, panitia akan memasukkan log sebagai Check Log sehingga peserta tidak berhak memperoleh sertifikat elektronik. Unggah atau upload logsheet dengan format cabrilio melalui halaman LOG SUBMISSION di web Pajajaran Bogor DX Contest 2026.
Selain menekankan aspek kompetisi, panitia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga etika dan sportivitas selama kontes berlangsung. Karena itu, panitia melarang praktik self-spotting, mewajibkan seluruh QSO berlangsung secara direct communication, serta hanya mengizinkan satu sinyal pancaran bekerja pada satu frekuensi dalam satu waktu.
Melalui penyelenggaraan PBDX Contest 2026, ORARI Lokal Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan aktivitas amatir radio Indonesia di tingkat internasional. Dengan dukungan komunitas yang semakin besar dari tahun ke tahun, PBDX Contest berpotensi kembali menghadirkan ribuan QSO dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat aktivitas DX yang diperhitungkan di kawasan Asia Pasifik.(2TFB)
