Magelang, 10 April 2026 — Setelah enam hari pencarian intensif, remaja yang hanyut di Sungai Progo, Maulana Akbar Rafio (14), akhirnya berhasil ditemukan saat melintas di bawah Jembatan Merah Putih pada Jumat (10/4/2026) sore.
Korban ditemukan sekitar pukul 16.09 WIB oleh tim dari CORE ORARI Lokal Kota Magelang (YH2BE) di titik pantau Posko Jembatan Merah Putih. Sebelumnya, tanda-tanda keberadaan korban pertama kali dilihat sekitar pukul 16.00 WIB oleh Kechuk Urip Santoso dari Garda Relawan Indonesia bersama Eddie Widjanarko (YB2KGM). Informasi tersebut kemudian segera diteruskan kepada tim ORARI lainnya, yakni Slamet (YC2CRF), Kurniawan (YG2CDV), Afif Fauzan (YC2SWX), serta Sapto Nisworo (YB2FOX) untuk dilakukan tindak lanjut di lokasi. Proses dokumentasi vidio penemuan turut dilakukan oleh Nugie (YF2BVX).
Penemuan ini terjadi setelah tim gabungan memperluas area penyisiran hingga ke wilayah hilir sungai. Pada hari keenam operasi, penyisiran besar-besaran dilakukan dengan metode pengarungan menggunakan perahu karet dari wilayah Kranggan, Temanggung hingga Srandakan, Bantul.
Upaya pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD, PMI, relawan, serta dukungan komunikasi dari ORARI yang menempatkan personel di sejumlah titik pantau strategis di sepanjang Sungai Progo.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi memasuki tahap evakuasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Tim gabungan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
Petugas kembali mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, mengingat potensi bahaya seperti arus deras, kedalaman tidak terduga, serta kondisi tepi sungai yang licin. Kejadian hanyut di Sungai Progo yang ditemukan ini menjadi pelajaran pentingnya menjaga keselamatan. Turut berduka cita (2TFB)
Sumber info dan kontribusi: Eddie Widjanarko (YB2KGM)
Eksplorasi konten lain dari YC2TFB
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
