Malang – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Jawa Timur secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XV pada Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung di Gedung Melody, Perumahan City Side Regency, Kota Malang, sekaligus menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan ORARI Daerah Jawa Timur periode 2021–2026.
Musda XV menjadi momentum penting bagi ORARI Jawa Timur untuk melakukan konsolidasi organisasi, mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, serta menentukan arah organisasi lima tahun ke depan. Sebanyak 32 Ketua ORARI Lokal kabupaten/kota se-Jawa Timur atau perwakilan yang mendapat mandat hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum tertinggi organisasi tingkat daerah ini.
Kegiatan Musda XV turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur berhalangan hadir karena pada waktu yang bersamaan mengikuti kegiatan Harlah NU ke-100 di Kota Malang. Hadir pula Ketua Umum ORARI Pusat Donny Imam Priambodo, YB0DX, serta Sekretaris Jenderal ORARI Pusat Yusuf Budhyanto, YB3DY.
Rangkaian acara dibuka secara seremonial dengan penampilan tari Gambyong yang dibawakan oleh Ibu Esmiasih, YB3CHU, anggota ORARI Lokal Madiun. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, termasuk sambutan dari Kadiskominfo Jawa Timur yang sekaligus membuka Musda XV ORARI Jawa Timur secara resmi.
Dalam sambutannya, Sherlita Ratna Dewi Agustin menegaskan bahwa ORARI memiliki peran strategis dalam penguatan sistem komunikasi daerah, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan. Ia menyampaikan bahwa ORARI telah berkembang dari sekadar organisasi hobi menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“ORARI Daerah Jawa Timur selama ini menjadi bagian penting dari cadangan nasional komunikasi, terutama saat jaringan seluler dan internet terganggu akibat bencana. Peran ini sangat dirasakan dalam evakuasi dan koordinasi lapangan,” ujarnya.
Ia berharap Musda XV mampu melahirkan kepengurusan dan program kerja yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berdaya guna bagi masyarakat, sejalan dengan tema Musda, “Mengembangkan ORARI menjadi organisasi yang lebih besar, solid, dan berdaya guna bagi bangsa dan negara.”

Usai rangkaian seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I, II, dan III, termasuk Sidang Komisi A dan B. Dalam sidang tersebut, peserta Musda menerima dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban DPP ORARI serta Ketua ORARI Daerah Jawa Timur periode sebelumnya.
Melalui mekanisme persidangan Musda, peserta kemudian menetapkan Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP) ORARI Jawa Timur masa bakti 2026–2031, dengan susunan sebagai berikut:
- YB3VO – OM Soebandi Soegito, SH., MH. (Ketua merangkap anggota)
- YB3KM – OM Thomas Sukamto (Sekretaris merangkap anggota)
- YB3SDR – OM Soedarsono (Anggota)
Sementara itu, dalam pemilihan Ketua ORARI Daerah Jawa Timur, forum Musda secara aklamasi menetapkan Ibu Dra. Endah Winarti – YB3VI, sebagai Ketua ORARI Daerah Jawa Timur periode 2026–2031.

Pada penghujung acara, Ketua Umum ORARI Pusat secara resmi mengukuhkan Ketua DPP ORARI Jawa Timur beserta segenap anggota dan Ketua ORARI Daerah Jawa Timur terpilih. Prosesi pengukuhan ini menandai dimulainya kepengurusan baru ORARI Jawa Timur.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP ORDA Jatim,YB3VO menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin. Dedikasi para anggota ORARI dalam mendukung komunikasi publik, terutama pada kondisi darurat dan kebencanaan, disebut sebagai wujud pengabdian dan semangat kerelawanan. Ketua DPP terpilih Soebandi Soegito, SH., MH (YB3VO) notabene adalah Ketua ORDA Jatim periode sebelumnya, dan merupakan pendamping YL Endah Winarti (YB3VI).
Sekretaris Jenderal ORARI Pusat, Yusuf Budhyanto – YB3DY juga menekankan bahwa transformasi teknologi komunikasi harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan beretika, sehingga ORARI mampu terus berperan sebagai garda terdepan pelayanan komunikasi bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya Musda XV ini, ORARI Daerah Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem komunikasi daerah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Selamat dan sukses kepada YL Dra. Endah Winarti – YB3VI, atas amanah sebagai Ketua ORARI Daerah Jawa Timur periode 2026–2031. Semoga ORARI Daerah Jawa Timur semakin berkembang dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah.(2tfb)
