KLUNGKUNG, BALI — ORARI Lokal Klungkung akan menggelar kegiatan ORARI DXpedition Team Beaches On The Air (BOTA) perdana di kawasan wisata Pantai Goa Lawah, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal ORARI Lokal Klungkung untuk memadukan aktivitas amatir radio dengan promosi destinasi wisata pantai di Bali.
Kegiatan DXpedition tersebut berlangsung melalui 40 meter band dengan sistem frekuensi hunting. Seluruh operator akan menggunakan format portable operation atau tanda panggil tambahan /Portable selama kegiatan berlangsung.
Kabid Operasi dan Teknik ORARI Lokal Klungkung, I Kadek Sukadana YF9DCH, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman pertama bagi ORARI Lokal Klungkung dalam melaksanakan operasi DXpedition bertema Beaches On The Air (BOTA).
“ORARI Lokal Klungkung ingin ikut berpartisipasi dan berkegiatan dalam rangka turut mempromosikan wisata pantainya. Ini merupakan kegiatan pertama kali dalam operasi ORARI DXpedition Team ORARI Lokal Klungkung,” jelas YF9DCH saat diwawancarai.
Tujuh Operator Siap Beroperasi dari Pantai Goa Lawah
Sebanyak tujuh operator amatir radio telah menyiapkan diri untuk mendukung kegiatan tersebut, yaitu:
- YC9BAB — I Nyoman Redana
- YD9AOX — I Wayan Mudalara
- YD9AYP — I Made Wiryawan
- YD9CAH — I Wayan Arnita
- YD9AQG — Sang Made Ngurah Astawa
- YG9AEC — I Wayan Mudiarta
- YG9BXA — I Ketut Sudiarta
Seluruh operator akan melakukan aktivitas komunikasi radio langsung dari area pantai dengan konsep portable station. Tim akan memulai persiapan lokasi sejak pukul 07.00 WITA, sedangkan waktu operasi menyesuaikan kondisi cuaca yang saat ini cepat berubah.
Menurut YF9DCH, kondisi cuaca menjadi perhatian utama karena seluruh peralatan radio akan dipasang di area terbuka dekat bibir pantai.

Pantai Goa Lawah Tawarkan Keunikan Wisata Alam dan Spiritual
Koordinator memilih Pantai Goa Lawah sebagai lokasi BOTA karena kawasan ini memiliki daya tarik wisata yang cukup terkenal di Bali. Pantai yang berada di jalur utama Denpasar–Karangasem tersebut menyuguhkan perpaduan panorama laut, budaya, dan nuansa spiritual khas Pulau Dewata.
Pantai Goa Lawah dikenal luas karena keberadaan Pura Goa Lawah, salah satu pura penting di Bali yang memiliki gua alami berisi ribuan kelelawar. Wisatawan juga dapat menikmati suasana pantai dengan deburan ombak Selat Badung, hamparan pasir hitam khas Bali timur, serta latar perbukitan yang mempercantik kawasan tersebut.
Selain menjadi tujuan wisata religi, kawasan Goa Lawah juga sering menjadi tempat persinggahan wisatawan yang menuju Karangasem dan sejumlah destinasi wisata Bali Timur lainnya.
Melalui kegiatan BOTA ini, ORARI Lokal Klungkung berharap para amatir radio dari berbagai daerah dapat mengenal Pantai Goa Lawah lebih dekat melalui komunikasi udara.
Menambah Pengalaman dan Semangat Anggota ORARI
I Kadek Sukadana berharap kegiatan DXpedition ini dapat membuka pengalaman baru bagi anggota ORARI Lokal Klungkung. Ia ingin para anggota tidak hanya menjalankan aktivitas komunikasi radio secara rutin, tetapi juga ikut merasakan pengalaman ekspedisi lapangan.
“Harapannya anggota ORARI Lokal Klungkung bisa menambah pengalaman, terutama bagi yang belum pernah melakukan ekspedisi seperti ini agar dapat ikut merasakan dan kegiatan ini bisa terus berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rencana kegiatan seperti ini sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun berbagai kegiatan budaya adat dan acara keagamaan di Bali sering membuat jadwal pelaksanaan harus ditunda.
Menurutnya, bulan Mei menjadi waktu yang tepat untuk memulai kegiatan karena agenda masyarakat adat Bali masih cukup longgar sebelum memasuki rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Peluang Berlanjut ke Pulau Penida
Apabila kegiatan BOTA perdana di Pantai Goa Lawah berjalan sukses, ORARI Lokal Klungkung berencana melanjutkan operasi DXpedition ke wilayah lain, termasuk kawasan wisata Pulau Penida di bagian selatan Kabupaten Klungkung.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas aktivitas portable operation sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Bali melalui hobi amatir radio.
Di akhir wawancara, YF9DCH mengajak para amatir radio dari berbagai daerah untuk ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan ini melalui komunikasi di band 40 meter.
“Semoga rekan-rekan dimanapun dapat ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan ini,” pungkasnya.
Sumber Info: I Kadek Sukadana YF9DCH
Eksplorasi konten lain dari YC2TFB
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
