KENDAL – Pelaksanaan Dukungan Komunikasi Lebaran 2026 yang melibatkan ORARI Lokal se-Jawa Tengah tetap berjalan sesuai rencana. Namun demikian, terdapat penyesuaian sementara pada frekuensi komunikasi utama karena frekuensi yang sebelumnya ditetapkan sedang mengalami kendala teknis.
Sebagaimana diketahui, kegiatan Dukungan Komunikasi Lebaran 2026 dilaksanakan berdasarkan surat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor S/600.2.14.1/119/2026 tanggal 4 Maret 2026 tentang Posko Terpadu Lebaran 2026 Provinsi Jawa Tengah. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa kegiatan dukungan komunikasi berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026, dengan melibatkan ORARI Lokal di seluruh wilayah Jawa Tengah untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Sebelumnya, frekuensi utama yang direncanakan untuk digunakan adalah:
- VHF Repeater 146.880 MHz (Duplex – 600 KHz)
- VHF Repeater 146.700 MHz (Duplex – 600 KHz)
- HF sesuai Radiogram ORARI Pusat (menyusul)
Namun, karena saat ini frekuensi utama tersebut mengalami kendala teknis, maka Koordinator Dukungan Komunikasi Jawa Tengah Agus Wulantoro YB2CYA melalui informasi yang disampaikan di WhatsApp Group Dukom ORDA Jateng menyampaikan penyesuaian frekuensi yang digunakan sementara waktu.
Dalam pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa stasiun induk Dukungan Komunikasi Lebaran menggunakan callsign YH2AAD dengan pengaturan frekuensi sebagai berikut:
📡 Wilayah Timur Jawa Tengah
- 146.640 MHz (Duplex – 600 KHz)
- Tone 88.5 melalui Repeater ORARI Lokal Kudus
📡 Wilayah Barat Jawa Tengah
- 147.020 MHz (Duplex + 600 KHz)
- Melalui Repeater ORARI Lokal Kendal
Frekuensi tersebut digunakan sebagai jalur koordinasi utama antara operator dukungan komunikasi di lapangan dengan stasiun induk YH2AAD selama pelaksanaan kegiatan.
Koordinator Dukungan Komunikasi juga mengingatkan bahwa setiap operator dukungan komunikasi (Dukom) yang melakukan panggilan ke stasiun induk cukup menyampaikan laporan singkat yang meliputi:
- Nama operator dan callsign yang sedang bertugas.
- Kondisi situasi lalu lintas di sekitar lokasi pos dukungan komunikasi.
- Kondisi cuaca di wilayah setempat.
Sementara itu, laporan terkait kejadian kebencanaan tidak perlu disampaikan melalui jalur ini, kecuali apabila terdapat permintaan langsung dari Stasiun Induk YH2AAD.
Selain itu, apabila terdapat ORARI Lokal yang tidak dapat menjangkau repeater tersebut, maka informasi dan laporan dapat disampaikan melalui jalur koordinasi WhatsApp Group Dukungan Komunikasi Lebaran.
Dengan adanya penyesuaian frekuensi ini, diharapkan seluruh operator ORARI yang bertugas dalam Dukungan Komunikasi Lebaran 2026 dapat tetap melakukan koordinasi secara efektif guna mendukung kelancaran kegiatan Posko Terpadu Lebaran di Provinsi Jawa Tengah.
Meta Description:
Frekuensi Dukungan Komunikasi Lebaran 2026 ORARI Jawa Tengah dialihkan sementara karena kendala teknis. Stasiun induk YH2AAD menggunakan repeater Kudus dan Kendal untuk koordinasi operator di lapangan.
Ikuti perkembangan berita melalui media sosial ORARI News, untuk mendapatkan berita-berita terkini lainnya.(2TFB)
Eksplorasi konten lain dari YC2TFB
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
